Konsumsi BBM Nissan Kicks e-POWER! 100% Bateri, Hemat, dan Performa OK!

Dengan didukung oleh lebih dari 70 tahun teknologi kendaraan listrik, kita sekarang dapat menikmati kemegahan dan kecanggihan dari Nissan Kicks e-POWER yang menawarkan kinerja mengemudi dan konsumsi BBM yang tak bikin kita cekak.

Para produsennya sendiri menyebutkan bahwa sistem e-POWER yang tersemat pada kendaraan ini merupakan bentuk revolusioner dari sebuah teknologi kendaraan listrik.

Pasalnya Nissan Kicks e-POWER menggabungkan penggerak motor listrik sebanyak 100% dengan mesin bensin yang hanya bertugas untuk mengisi ulang baterai saja.

Alhasil, disebutkan pula bahwa kita bisa menghemat sebanyak 21,7 km per liter untuk rute gabungan. Apalagi saat dipacu di luar kota maka akan semakin hemat lagi.

Selanjutnya ada beberapa varian dan tipe kendaraan yang bisa kamu pertimbangkan berdasarkan data konsumsi BBM Nissan Kicks e-POWER berikut ini.

Konsumsi Bahan Bakar Nissan Kicks e-POWER

konsumsi bahan bakar nissan kicks e-power

  • Nissan Kicks e-POWER 1.2L tahun 2020: 21,7 KM/L rute campuran – klaim pabrik.
  • Nissan Kicks e-POWER 1.2L tahun 2020: 20 KM/L di dalam kota, 27 KM/L di luar kota, dan 20,8 KM/L rute campuran.
  • Nissan Kicks e-POWER 1.6L tahun 2022: 13 KM/L di dalam kota, 15,2 KM/L di luar kota, dan 13,9 KM/L rute campuran.

Varian e-POWER sebenarnya merupakan turunan dari Nissan Kicks yang diproduksi semenjak tahun 2016 sebagai kelas SUV crossover subkompak.

Kemudian pada tanggal 15 Mei 2020, Nissan Kicks e-POWER akhirnya dirilis ke pasaran – tapi itupun baru ada di Thailand.

Versi Indonesia baru sampai beberapa bulan setelahnya, lebih tepatnya pada 2 September 2020 yang menampilkan tampilan yang di-upgrade dengan fasia depan dan lampu belakang yang didesain ulang.

Adapun speknya menggabungkan antara mesin bensin berkapasitas 1.2L berteknologi HR12DE 3 silinder dan motor listrik EM57 yang semua output tenaganya disalurkan ke penggerak roda depan.

Didedikasikan Untuk Efisiensi

nissan kicks e power harga

Kita bisa saja membandingkannya dengan mobil kebanyakan untuk menilai konsumsi BBM dan efisiensi dari Nissan Kicks e-POWER yang satu ini.

Misalnya, kendaraan biasa yang menggunakan sistem mesin pembakaran internal bernama ICE membutuhkan tenaga dan kinerja yang datang dari mesin berdasarkan RPM dan beban.

Itu artinya, sistem ini tidak akan membuat kendaraan biasa bekerja dengan tingkat efisiensi optimal setiap saat.

Berbeda dengan Nissan Kicks e-POWER yang menggunakan mesin on-board sebagai generator listrik khusus untuk sistem e-powertrain.

Sebagai hasilnya, pengoperasian mesin dari mobil ini pun akhirnya dibatasi pada jangkauan yang menurutnya paling efisien, terutama dari sisi jumlah listrik yang disimpan dalam baterainya.

Mengenai e-POWER pada Nissan Kicks

harga nissan kicks e power

Sekarang kita sedikit tilik dari sisi teknikalnya biar kamu bisa memutuskan apakah Nissan Kicks e-POWER cocok dengan kebutuhan pribadi atau tidak.

Secara sederhananya, sistem e-POWER ini akan menyediakan semua manfaat yang ada pada EV (mobil elektrik) – entah itu dari sisi kepraktisan maupun penghematan.

Di saat yang bersamaan, e-POWER ini jugalah yang bertugas dalam menghasilkan torsi besar seketika mobil dijalankan, yang akhirnya meningkatkan respon penggerak dan akselerasi yang mulus.

Dikarenakan e-POWER ini dapat menggerakkan mesin pada titik yang paling efisien, maka efisiensi dan kehematan konsumsi BBM Nissan Kicks e-POWER sebanding dengan hibrida konvensional paling paten, terutama selama perjalanan berkeliling kota yang padat.

Nissan Kicks e-POWER vs Hibrida

nissan kicks e power indonesia

Perlu diingat bahwa Nissan Kicks e-POWER bukanlah hibrida sekalipun menggunakan drivetrain hybrid sebagai bagian dari speknya.

Perbedaan terletak pada sistemnya yang hanya menggunakan listrik untuk menggerakan mobil, sementara hibrida biasa menggunakan mesin pembakaran internal dan motor listrik secara bergantian.

Dengan dipersenjatai oleh mesin motor 3 silinder berkapasitas 1.2L, mesin ini hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai lithium-ion.

Meskipun begitu, performanya tak bisa kita ragukan karena Drivetrain e-POWER miliknya mampu menghasilkan output tenaga kuda sebesar 114 Hp dan torsi sebesar 280 Nm. Bahkan angka torsi tersebut hampir dua kali lipat dari model supercharge kendaraan pada umumnya.

Leave a Comment