Konsumsi BBM Mercedes-Benz AMG GT 53, Mobil Seharga 3 Milyaran!

Mobil 4 pintu mewah hasil besutan Mercedes-Benz bernama AMG GT 53 ini mampu berlari hingga 100 km/jam hanya dalam kurun waktu 4,4 detik, akan tetapi tetap perhatikan konsumsi BBM miliknya sebelum kamu benar-benar menggunakannya.

Pasalnya sebagian besar kendaraan bermerk Mercedes-Benz ini lebih didesain untuk kecepatan dan meningkatkan gengsi, dan bukan demi menghemat isi kantong kita sehari-hari.

Makanya, kendaraan hebat ini pun akhirnya diberi harga mencapai 3 milyar rupiah karena memang dikhususkan bagi segmentasi orang kaya hingga crazy rich.

Fakta 100 km/jam yang mampu ditempuh dalam waktu 4,4 detik ini sangatlah mengesankan untuk mobil seukurannya, yang di saat bersamaan lebih cepat daripada Lexus GS-F bertenaga V-8.

Tapi sekali lagi, sebelum kamu terkesan dengan performanya tersebut, mending cek dulu data konsumsi BBM Mercedes-Benz AMG GT 53 berikut ini.

Konsumsi Bahan Bakar Mercedes-Benz AMG GT 53

Konsumsi Bahan Bakar Mercedes-Benz AMG GT 53

  • Mercedes-Benz AMG GT 53 2018: 8,5 KM/L di dalam kota, 13,0 KM/L di luar kota, dan 11,0 KM/L rute campuran.
  • Mercedes-Benz AMG GT 53 2019: 8,1 KM/L di dalam kota, 10,2 KM/L di luar kota, dan 8,9 KM/L rute campuran.
  • Mercedes-Benz AMG GT 53 2020: 8,1 KM/L di dalam kota, dan 10,2 KM/L di luar kota.
  • Mercedes-Benz AMG GT 53 2021: 8,5 KM/L di dalam kota, 10,6 KM/L di luar kota, dan 9,4 KM/L rute campuran.

Selain lebih kuat daripada Lexus, GT 53 juga merupakan versi yang lebih bertenaga daripada sang kakak, yakni GT 43.

Meskipun keduanya dipersenjatai oleh mesin berkapasitas sama, yakni 3.0L turbo/supercharged inline 6, akan tetapi Mercedes-benz AMG GT 53 cenderung mampu mengeluarkan output yang lebih tinggi.

Mesin tersebut berhasil mengeluarkan tenaga kuda sebesar 429 Hp dan torsi sebesar 520 Nm. Belum lagu generator starter dan supercharger yang digerakkan secara elektrik (disebut sebagai EQ Boost) mampu melengkapi mesin untuk sementara.

Faktor ini jugalah yang menjadi penyebab kenapa GT 53 mampu berlari antara 0-100 km/jam hanya dalam kurung waktu 4,4 detik saja.

Performa dan Keamanan

mercedes benz amg gt 53 4matic+ 4 door coupe

Sesuai seperti perannya sebagai mobil berkecepatan tinggi, Mercedes-Benz AMG GT 53 juga disertai dengan keamanan agar tetap terjaga selama berkendara.

Jadi tak perlu mempermasalahkan konsumsi BBM miliknya yanga gak boros jika kamu memang berniat untuk mendapatkan mobil jagoan di jalanan dengan disertai oleh fasilitas yang tak kacangan.

Performa mesin Mercedes-Benz ini langsung terasa saat pertama kali kamu menginjak pedal akselerator.

Dari Brake Assist hingga Distronic, dan dari pre-safe hingga lane keeping assist, kendaraan ini memang dirancang oleh para ahli untuk memaksimalkan keselamatan pengemudi dan penumpang tanpa harus mengorbankan performa miliknya.

Gaya dan Kemewahan

mercedes benz amg gt 53 4 door coupe

Tentu saja, konsumsi BBM yang agak boros ini terbayar penuh oleh gaya dan kemewahan yang bisa kita dapatkan, sehingga dijamin mampu menaikan gengsi bagi siapa saja yang mengendarainya.

Apapun model GT 53 yang kamu pilih, sudang barang tentu disertai oleh desain, teknologi, serta performa yang bikin para pecinta otomatif ngiler.

Dengan berbagai macam pilihan warna interior dan eksterior yang memukau, penambahan fitur desain, serta bodi luarnya yang begitu berkesan, kamu dapat menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan atau mengikuti selera terhadap sebuah kuda besi hebat yang satu ini.

Dilengkapi Dengan EQ Boost

mercedes benz amg gt 53 price

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa Mercedes-Benz AMG GT 53 didukung dengan sebuah teknologi terbaru yang disebut sebagai EQ Boost.

Buat kamu yang belum tahu, EQ Boost sendiri merupakan teknologi hybrid ringan yang mampu membantu menyetrum kendaraan secara otomatis dan hemat biaya.

Sistem 48 volt ini meningkatkan efisiensi bahan bakar dan tenaga, sekaligus menurunkan emisi knalpot agar mobil menjadi jauh lebih ramah lingkungan.

Pengalaman berkendara menggunakan EQ Boost ini terasa seperti mesin tanpa bantuan listrik sama sekali, jadi kamu tak perlu mengubah gaya berkendara jika sudah terbiasa menggunakan mobil bertenaga bensin atau diesel.

Leave a Comment